Mukadimah

Selamat Datang di Museum Barang Antik yang disajikan secara online, Keaslian barang dijamin 100%, bukan hanya itu saja.. Semua barang yang ada di Museum Barang Antik ini dapat anda miliki setelah melakukan "REAL DEAL" dengan pihak pengelola kami, Di sini kami akan selalu memberikan informasi riwayat barang-barang antik yang akan kami jual kepada anda, Jadi.. Jika anda ingin mencari Toko Barang Antik yang berkualitas serta dijamin keasliannya secara online, Hanya di Museum Barang Antik yang selalu siap melayani anda. Selamat menikmati sensasi perjalanan kembali menuju situs purbakala :)
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 September 2012

Perang Dunia Pertama


Perang Dunia ke 1 biasa disebut juga dengan Perang Dunia Pertama, Perang Besar, Perang Negara-Negara, dan Perang untuk Mengakhiri Semua Perang) adalah sebuah konflik dunia yang berlangsung dari 1914 hingga 1918. [2] Lebih dari 40 juta orang tewas, termasuk sekitar 20 juta kematian militer dan sipil.

Perang ini dimulai setelah Pangeran Franz Ferdinand dari Austria-Hongaria (sekarang Austria) dibunuh anggota kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo. Tidak pernah terjadi sebelumnya konflik sebesar ini, baik dari jumlah tentara yang dikerahkan dan dilibatkan, maupun jumlah korbannya. Senjata kimia digunakan untuk pertama kalinya, pemboman massal warga sipil dari udara dilakukan, dan banyak dari pembunuhan massal berskala besar pertama abad ini berlangsung saat perang ini. Perang ini berakhir dengan ditandatanginya peletakan senjata tanggal 11 November 1918. Empat dinasti, Habsburg, Romanov, Ottoman dan Hohenzollern, yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib, seluruhnya jatuh setelah perang.

Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia lama, menandai berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Ia juga menjadi pemicu Revolusi Rusia, yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara lainnya seperti Tiongkok dan Kuba, dan akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat. Kekalahan Jerman dalam perang ini dan kegagalan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih menggantung yang telah menjadi sebab terjadinya Perang Dunia I akan menjadi dasar kebangkitan Nazi, dan dengan itu pecahnya Perang Dunia II pada 1939. Ia juga menjadi dasar bagi peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi, dan akan melibatkan non-militer dalam perang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Perang Dunia menjadi terkenal dengan peperangan parit perlindungannya, di mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit perlindungan dan hanya bisa bergerak sedikit karena pertahanan yang ketat. Ini terjadi khususnya terhadap Front Barat. Lebih dari 9 juta jiwa meninggal di medan perang, dan hampir sebanyak itu juga jumlah warga sipil yang meninggal akibat kekurangan makanan, kelaparan, pembunuhan massal, dan terlibat secara tak sengaja dalam suatu pertempuran.

Sumber : Wikipedia

Sejarah Mata Uang Indonesia - RUPIAH


Rupiah - Pada masanya "Rupiah" Berasal dari kata "Rupee", Yaitu satuan Mata uang India, Sebelumnya Sejak tahun 1610 hingga 1817 Indonesia masih menggunakan mata uang Gulden Belanda. Hingga setelah tahun 1817 diperkenalkanlah Mata uang Gulden Hindia-Belanda. Pertama kalinya Mata Uang Rupiah di perkenalkan secara resmi pada waktu Perang Dunia ke-2 Tepatnya Sewatu pendudukan jepang dengan nama Rupiah Hindia Belanda.

Pasca Perang, Bank Jawa (Javaans Bank yang selanjutnya berubah nama menjadi Bank Indonesia) memperkenalakan mata uang Rupiah Jawa sebagai pengganti. Mata uang Gulden NICA yang dibuat oleh sekutu serta beberapa mata uang yang dicetak oleh kumpulan gerilya juga berlaku pada masa itu.

Gubernur Propinsi Sumatera Utara mengeluarkan Rupiah URIPS Yaitu Uang Republik Indonesia Propinsi Sumatera Utara pada tahun 8 April 1947.

Sejak 2 november 1949 yaitu 4 tahun pasca Bangsa Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya, Rupiah Dikeluarkan sebagai mata uang Kebangsaan yang baru. Akan tetapi pada masa itu Kepulauan Riau dan Irian Barat masih menggunakan variasi rupiah mereka sendiri hingga dibubarkan pada tahun 1964 di Riau dan 1974 di Irian barat.

Sekian penjelasan mengenai sejarah mata uang rupiah, Semoga apa yang tadi saya sampaikan bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi para pengunjung Museum Barang Antik, Mari kita lanjutkan perjalanan ke barang antik berikutnya..................... :)